Search

Menangis Kehilangan Ibu Sambung, Anjasmara Punya Firasat Sebelum Meninggalnya Rachmawati Soekarnoputri.

menangis-kehilangan-ibu-sambung-anjasmara-punya-firasat-sebelum-meninggalnya-rachmawati-soekarnoputri-1

Kapanlagi. com – Kepergian Rachmawati Soekarnoputri meninggalkan duka mendalam di hati keluarganya. Tercatat Anjasmara, aktor senior yang juga anak sambung sejak mendiang. Anjas tampak datang rumah duka Rachmawati Soekarnoputri untuk memberikan salam parak kepada ibu sambung itu untuk yang terakhir kalinya. Ia langsung menangis kala melihat jenazah Rachmawati yang berada di dalam ambulans.

Saat ditemui di RSPA Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (3/7) Anjasmara mengaku sangat tidak meyangka mendengar kabar perkara Rachmawati meninggal dunia. Apalagi belum lama ini, dia masih sempat berkomunikasi secara sang bunda.

“Saya kaget. Saya hangat dengar tadi pagi sekitar jam setengah 8, kami dengar kabar beliau telah berpulang. Saya terakhir itu komunikasi sekitar awal kamar Juni. Saya sempat ketemu sama beliau, terus ngobrol-ngobrol segala macem” ungkap Anjasmara.

1. Merasa Kehilangan

Pastinya sebagai anak, Anjasmara tentu merasa sangat kehilangan. Karena baginya, kepergian Rachmawati adalah peristiwa yang menyedihkan mengingat pokok sambungnya itu adalah sosok yang baik dan penggemar.

“Beliau merupakan seorang ibu yang mencintai seluruh anak-anaknya. Saya bermaslahat sekali diangkat oleh beliau sebagai salah satu anaknya yang cukup dekat. Dia sangat sayang sama semuanya, ” ujarnya.

2. Punya Firasat

Selain itu, Anjasmara juga mengaku sempat mendapat firasat. Dia merasa heran karena tiba-tiba kangen pada Rachmawati.

“Saya sebenarnya telah firasat, saya kangen sekali pengin ketemu. Tapi sebab saya sibuk, saya pikir nanti-nanti ajalah. Mudah-mudahan bu Rachma dilapangkan kuburnya. Dikasih tempat yang terbaik pada antara yang paling bagus oleh Allah SWT, ” tuturnya.

“Kepada seluruh pihak, kami mohon agar ibu Rachma diberikan doa agar segala sesuatunya dilancarkan bagi beliau dan bagi keluarga yang ditinggalkan. Tetap kuat, lestari ikhlas, dan bisa melakukan kehidupan sebagaimana mestinya, ” tutupnya.

Jangan Lewatkan!