Search

Dokumenter ‘PULAU PLASTIK’ Akhirnya Tayang di Bioskop, Bawa Rumor Penting Bahaya Polusi Plastik.

dokumenter-pulau-plastik-akhirnya-tayang-di-bioskop-bawa-isu-penting-bahaya-polusi-plastik-1

Kapanlagi. com semrawut Film dokumenter PULAU PLASTIK yang disutradarai oleh Dandhy Laksono dan Rahung Nasution akhirnya rilis di bioskop secara terbatas. Perilisan ini disambut antusias oleh Angga Dwimas Sasongko yang bertindak sebagai eksekutif produser.

“Senang banget bisa tayang karena tadinya kami pikir nggak mungkin masuk bioskop. Soalnya film itu selesai pas masuk pandemi. Sekarang kita ada di sini, situasinya nggak seideal yang kami harapkan, tapi hidup ini bisa muncul, ” kata Angga ditemui pada Plaza Senayan, Jakarta Sentral, Kamis (29/4/2021).

satu. Film Dokumenter Ke-12 yang Rilis

TANAH PLASTIK menjadi film dokumenter kedua belas karya anak bangsa yang rilis dalam bioskop. Sedikitnya jumlah tersebut tentu menjadi pertanyaan. Angga Dwimas Sasongko pun menyampaikan jawabannya.

“Film dokumenter bukan dilarang dalam bioskop. Tapi kan dokumenter belum jadi film dengan familiar bagi penonton. Dokumenter bukan sesuatu yang komersil. Jadi nggak banyak dengan ngelirik. Tapi buat ana di Visinema, film apapun bentuknya selama isunya untuk kami penting, ya cocok saja, ” tegas adam berkacamata ini.

2. Khawatir Polusi Sampah Plastik

PULAU PLASTIK merupakan film dokumenter kerjasama Visinema Pictures dengan Kopernik, Akarumput dan Watchdoc. Film ini mengangkat tema bahayanya pencemaran sampah plastik yang menjadi PR besar di Indonesia.

Film ini mengambil sudut pandang dari Besar Robi, personel band rock Navicula, yang sangat merusuhkan polusi sampah plastik. Bersama Prigi Arisandi selaku ulung biologi, keduanya melakukan perjalanan untuk mengumpulkan bukti.

Jangan Lalai Baca Yang Ini